×

Dokumentasi


D
Dovial
dikirimkan 22 hari yang lalu (2019-09-24 21:32:00)

Pak mohon bantuan dan penyelesaianya bromo di klaim sebagai wisata termahal. Memang tidak salah saya banyak melihat dan mendengar komplain wisatawan. Dari homestay yang berharga jutaan padahal tempat dan fasilitasnya biasa saja, pemain pemain di daerah bromo yang suka memeras wisatawan. Seperti calo. Bengkel. Ojek motor. Dll Mereka menarget tarif sangat tinggi dan sebenarnya tidak sesuai. Bayangkan tambal ban tubles saja bisa kena biaya 200 ribu di penanjakan 1. Dan masih banyak di tempat lainya. Transpor jeep melampui harga standart dan pelayanan driver yang sangat mengecewakan. Saya dapat informasi dari banyak wisatawan, di grup dan teman teman saya yang berkunjung ke bromo mereka suka dengan alam bromo dan kawasan tengger taoi mereka tidak suka dengan perilaku perilaku orang orang yang suka menarif lebih dan mencari keuntungan saja.. Tolong pak. Berikan solusi dan penanganan nya... Tolong atasi para preman preman pariwisata pak
AH
aldo
dikirimkan 8 hari yang lalu (2019-10-08 22:48:27)

Terima kasih telah menghubungi Kementerian Pariwisata.


Pengaduan Saudara akan kami teruskan kepada pimpinan untuk dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam peningkatan pelayanan pariwisata di Indonesia, khususnya pada kawasan wisata Gunung Bromo.


Selanjutnya, bila anda telah puas dengan balasan yang disampaikan, kami mohon kesediaan Anda untuk mengisi Survey Kepuasan Layanan Informasi Publik Kementerian Pariwisata yang akan dikirimkan ke alamat email Anda setelah anda menekan tombol tutup.


Salam Pesona Indonesia

Status:

Close

Dikirimkan sejak: 22 hari yang lalu pada 2019-09-24 21:32:00

Pengirim: Dovial